Catatan Santri Untuk Bunda Tercinta

Hidup jauh dari orang tua bagi seorang anak adalah hal yang berat dirasakan. Walau bagaimanapun orang tua adalah tetap menjadi cinta kasih sayang yang paling dirasakan begitu dalam. Terlebih bila anak sedang dalam rantauan menuntut ilmu di Pesantren dan menghabiskan waktunya hanya demi Agama serta cita-cita masa depannya. Sosok orang tualah yang menjadi power of spirit santri. Namun bagi anak yang kangen orangtuanya yang sedang jauh berbedap tempat, mereka kebanyakan mempunyai kata-kata untuk orang tuanya yang dipendam dalam hati. Catatan kerinduan seorang anak yang dirasakan untuk orang tua yang jauh dari lingkungan keluarga.

Dalam diam seorang santriwan/santriwati yang sedang mondok mempunyai mimpi yang sangat besar. Tentu ada sebuah pengorbanan yang dilakukannya, salah satunya adalah menahan rindu. Dan kerinduan ini akan menjadi sebuah catatan atau tulisan. Nah Catatan menjadi salah satu media yang dijadikan seseorang untuk memotivasi diri sendiri ataupun orang lain. Memberi Catatan motivasi untuk seseorang dapat menjadikan semangat orang lain tumbuh kembali.

Di bawah ini kami tampilkan sebuah catatan pribadi yang di temukan dari seorang santri ikhwan IKBS. Sebuah tulisan yang memang tulus dari hati.

“Catatan untuk sang bunda tecinta”

Bunda aku sayang sekali sama bunda.

Walaupun kita tinggal ditempat yang berbeda, tapi semangat Danis untuk membahagiakan bunda.

Bunda aku janji akan mengasih mahkota di syurga nanti. Sekian.

“I Love Bunda”

Bunda setiap shalat tahajud

Saya akan doakan bunda, karena bunda dimata saya adalah pahlawan.

Misi

Aku akan jadi hafiz demi bunda

Bagi sebagian orang, mungkin kata mutiara sama sekali tidak berguna. Tapi bagi sebagian yang lain mendapat kata mutiara merupakan salah satu bukti bahwa mereka diperhatikan dan yang memberi kata mutiara peduli dengan anda. Begitupun orang tua, mereka yang pasti akan tersentuh dengan pemberian kata mutiara untuk mereka.

Kata mutiara orang tua menjadi salah satu ekspresi seorang anak untuk mengungkapkan besarnya rasa cinta mereka kepada orang tua. Untuk itu mulailah belajar memberikan orang tua kata mutiara agar mereka juga tahu betapa anda sangat peduli dengan mereka.

Sangat beruntung sekali menjadi orang tua yang merelakan anaknya untuk menuntut Ilmu di Pesantren. Sebetulnya banyak orang tua tahu bahwa melepaskan anak kepesantren itu sangatlah berat, terutama bagi anaknya yang masih lulus SD. Tetapi disitulah titik letak kehebatan Orang Tua, rela melepaskan anaknya demi mendapatkan pengalaman yang jauh berharga dibanding tinggal bersama di Rumah. Kami menyadari bahwa orang tua hebat telah memberi kepercayaan kepada anaknya dan harus keluar dari zona nyaman.

Ya bagaimanapun, walau saat ini anak mendapat julukan sebagai santri tetapi mereka tetaplah seorang anak yang masih sangat butuh kasih sayang terlebih dari orang tuanya.

Saat ini yang mereka butuhkan selain kasih sayang yang terpenting adalah Doa dan Ridho Ayah dan bunda semua, agar apa yang menjadi tujuannya Allah mudahkan. Menjadikannya mereka kelak sebagai penyelamat dari panasnya Api neraka dan harapan Agama ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *